Monday, February 21, 2011

Kau

KAU


Kau…

Kau tidak hanya berparas ayu

Setia dan jujur

Tetapi Hatimu sungguh mulia

Kau….

Kau datang menawarkan cinta

Penuh ketulusan dan kesetiaan

Menjanjikan kebahagiaan

Membina kehidupan baru

Kau…

Kau hadir dan pergi begitu cepat

Meninggalkan sejuta kenangan

Menghapus segala harapanku

Kuingin kau tahu

Aku kehilanganmu

Kehilangan bola cahayamu

Kehilangan kasih sayangmu

Makassar, 18 Maret 2010

Sunday, February 20, 2011

RINTANGAN ITU AKAN MUSNAH

RINTANGAN ITU AKAN MUSNAH


Membuka hari dengan senyum

Melangkah penuh semangat baru

Mengejar impian hingga muara

Menggapai cita, citra, dan cinta

Mari bangkitkan khayalan

Terbang mengintari bumi

Tinggalkan segala keluh kesahmu

Mulailah hari kemenanganmu

Jangan menangis lagi

Kembali tersenyum menyapa dunia

Jangan tinggal diam lagi

Kembali bergerak mengejar harapan

Tapi

Jangan terus-terusan tersenyum

Karena dibalik itu

Ada rintangan akan terus menghandang

Namun

Jangan pernah takut lagi

Karena rintangan itu

Akan musnah dengan keteguhan hatimu….

15 Januari 2010

Sunday, January 30, 2011

Bisa Apa Aku Sekarang?

BISA APA AKU SEKARANG

Bisa apa aku sekarang?
Disaat keluargaku dihimpit kesulitan?
Bisa Apa aku Sekarang?
Disaat Keluargaku minta kebahagiaan?
Kebahagiaan yang selama ini ia dambakan
Kebahaigaiaan yang tulus dari seorang anaknya?


Andai saja aku bisa sekarang
Hadir disetiap kesulitan mereka
Andai saja aku bisa sekarang
Memberi kebahagiaan disaat mereka butuh
Kebahagiaan yang mereka dambakan
Kebahagiaan yang tulus dari seorang anak


Mungkin aku akan bangga
Dan akan berteriak pada dunia
Bahwa akulah anak yang berbakti
Kepada kedua orang tuanya
Dan semua keluarganya

03 January 2010
(Doa Untuk Papa Mama dan keluarga)

Monday, March 2, 2009

CINTA TAK SEARAH

CINTA TAK SEARAH

Ku mengenalmu sebagai objek berbagi

Tentang aku, Tentang kamu

Tengtang kita

mereka

Kebersamaan kita berawal canda tawa

Terhias gurauan hingga emosi terbangun

Mendekatkan jiwa kita

Ku tertunduk merenungkan kisah kelabuku

Menelusuri celah-celah nadi sarafku

Mencari arti deg-degan nafasku

Hingga pembuluh darahku

Tergores seketika saja

Terbisik sebuah kata

”CINTA”

Haruskah ku teruskan Cinta satu arah ini ?

Atau harus kuakhiri

Dengan cinta yang tulus

Atau Perasaan ini harus ku kunci rapat-rapat?

Friday, February 6, 2009

KERESAHAN

KERESAHAN

Kutatap langit di pagi ini

Kuterbangkan angan bersama mimpiku

Mengejar titik tujuan masa

Melangkah

Berlari

Tanpa arah

Tanpa tujuan

Tanpa asa

Hingga tanpa kuasa

Kumerenung di tengah malam

Berharap keajaiban

Menetukan arahku

Menunjukkan tujuanku

Membangkitkan asaku

Hingga kuraih kuasaku

Bersama Sang Hyang Widhiku

Thursday, December 18, 2008

CEMARA KECIL


Cemara Kecil itu
Indah mempesona
Tertanam di ladang hatiku
Tumbuh di Relung napasku

Di daunnya
Klorofil cintaku merebak
Mengkilau diterpa sinaran mentari
Menambah warna warni hidupku

Di rantingnya
Serat kalbuku memikau
Menjalar di seluruh nadiku
Menelusuri tiap detak jantungku

Akarnya
Menyerap mineral cintaku
Menembus pori-pori kulitku
Menegakkan bulu kuduku

Buahnya
Menyimpan beribu aroma
berwujud rasa cintaku Padamu
“Cemara kecilku”

JANGAN PUSPUSKAN CITA-CITAKU


Senja kini seamakin kelam

Keresahan terusik dicelah napasku

Kurangkul asa dan harapanku

Merenungkan mahkota masa tuaku

Di keheningan malam bertabur bintang

Kugantungkan harapan dan cita-citaku

Kubulatkan tekad dan semangatku

Mengejar hidup impian masaku

Ketika fajar mengetuk pembaringanku

Kutorehkan langkahku

Menelursuri teras-teras tembok megah ini

Tempatku berpijak ditiap hariku

Menimbah ilmu, amal dan amanah

Bekal hidup masa depanku

Dibawa terik sang mentari

Kulayangkan pandangan dibalik tugu

Kilauan spanduk jelas terukir

“Welcome to Kampus merah”

Kuberbalik arah

Kuterhalang sekelompok pemuda kampus

Berteriak penuh semangat dan amarah

“TOLAK BHP.....! TOLAK BHP...!

Dalam hatiku terbesit kata

“Jangan pupuskan cita-citaku”

Di tanduk kemurkaan BHP

(Dhika, 17 Des 08 Untuk Kampusku Tercinta)

Monday, October 6, 2008

"KARENA ADA JAWABNYA"

Dikeheningan Malam
Kehembuskan Nafas Kesedihanku
Sedih Bukan Karena Duka

Dikesejukan Fajar
Kuhirup Nafas Kebahagiaan
Bahagia Bukan karena Suka

Tapi Semua Itu
Karena Ada Jawabnya

 

Design By:
SkinCorner